Rabu, 21 Januari 2015


Pernah ngerasain mimpi yang seru dan indah banget karna ketemu seseorang dan ngelakuin hal-hal yang seru sama dia? Jalan-jalan ke tempat yang belom pernah kamu kunjungin sebelumnya, ketemu orang-orang yang belum pernah kamu temuin sebelumnya, dan ngerasain kebahagiaan yang belum pernah kamu rasain sebelumnya?

Mimpi dengan durasi lama sedangkan kita tidur cuma sebentar, dan saat lagi seru-serunya kamu malah terbangun dan masih kepikiran sama seseorang yang ada di dalam mimpi kamu itu. Mikirin seseorang yang gak jelas siapa itu dia, nyesel kenapa harus bangun dan mutusin mimpi itu, sedangkan bangun adalah harapan kita ketika lagi tidur.

Iya, itulah mimpi buruk.

Di saat kita terbangun, kita terus saja bertanya-tanya tentang mimpi tersebut. Ingin bermimpi lagi seperti itu, dan bertemu dengan seseorang yang belum jelas siapanya itu.

"Siapa dia? Siapa orang itu? Kenapa dia yang muncul dalam mimpi indah yang bagiku buruk itu? Kenapa mimpinya selesai sebelum ceritanya selesai? Sedangkan aku belum mengetahui namanya, belum mengetahui dan belum ingat jelas wajahnya.", dalam hati bergumam dan bertanya-tanya.

Jelas ini mimpi buruk, kebahagiaan yang tidak nyata, bersifat sementara, dan itu pun bukan di dunia nyata. Di mana keadaan saat kita terbangun kita justu ingin tertidur lagi, seperti tidak mensyukuri bahwa kita masih bisa terbangun dalam tidur yang nyenyak. Sedangankan bangun itu adalah harapan di saat kita tertidur.

Beda cerita dengan mimpi seram, sedih, terbunuh, terluka, atau mimpi yang bersifat seperti itu lain-lainnya.

Itu adalah mimpi indah.

Di mana mengalami suatu keburukan yang bersifat tidak nyata, dan pasti akan bersyukur ketika terbangun. Tentang itu hanya mimpi dan dapat merasakan bangun lagi untuk yang kesekian kalinya.

Intinya, apapun mimpi kalian, tetaplah bersyukur karna masih bisa terbangun. Mimpi adalah bunga tidur, seram atau sedih, ialah yang menemanimu dalam tidur.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!